Pages

Jumat, 24 Februari 2017

Pemkot Kupang Belum Dapat Kepastian Program IFAD

Pemerintah Kota Kupang cukup mendapat perhatian untuk program kelautan dari lembaga dana internasional.
Bahkan sejak tahun 2013 lalu, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Kupang melaksanakan proyek Coastal Community Development International Fund for Agricultural Development (CCD-IFAD, dengan anggaran sebesar Rp. 24 miliar lebih, dalam rangka mendukung seluruh kegiatan proyek pembangunan di kawasan pesisir Kota Kupang.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Kupang Otniel Pello kepada wartawan di Kota Kupang, Jumat (24/2/2017) menuturkan bahwa untuk tahun 2017 ini, DKP Kota Kupang belum mendapatkan kepastian dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, soal kegiatan atau program yang akan dilaksanakan oleh IFAD.
Menurut Pello, untuk tahun 2017, sampai dengan saat ini, DKP Kota Kupang belum mendapatkan kepastian dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, soal kegiatan atau program yang akan dilaksanakan.
“Anggaran untuk tahun ini sekitar Rp. 7 miliar. Tapi kami belum dapat kepastian dari Kementerian soal apa kegiatannya,” katanya.
Pello menambahkan, hasil evaluasi pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan RI serta lembaga internasional asal Roma Italia (IFAD), pelaksanaan program IFAD di Kota Kupang terpilih sebagai yang terbaik di Indonesia.
Terbukti, kata dia, PIU (Project Implementation Unit) IFAD Kota Kupang mendapat penghargaan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI akhir tahun 2015 lalu.
Dalam rentang waktu 2013-2016, Kota Kupang telah mendapatkan bantuan IFAD sebesar Rp. 22 miliar lebih. Sedangkan dana penunjang dari APBD Kota Kupang sekitar Rp. 2 miliar lebih.
“Dengan demikian, total anggaran dalam rangka mendukung seluruh kegiatan proyek pembangunan di kawasan pesisir sekitar Rp. 24 miliar lebih. Program IFAD dilaksanakan di 16 kelurahan pesisir. Mulai dari Kelurahan Alak sampai Kelurahan Lasiana,” pungkas Pello.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Blogger news

Blogroll

About